Kasus Chat Mesum Habib Rizieq

Masih ingat dengan kasus CHAT MESUM abang yang satu ini?
Nah bagaimana kabar berita dengan kasusnya ya? Sudah berhentikah atau masih memanas?
Mengutip dari sumber LIPUTAN6 kasus Pak RIZIEQ SHIHAB ini masih terus bergulir.
Bahkan pengacara sibapak ini juga lagi gencar mencari perlindungan hukum.
Loh loh loh padahal kan statusnya masih sebagai SAKSI kok sudah mencari perlindungan ya.
Wah jangan-jangan sibapak sudah minder duluan.



Kasus dugaan pornografi dan penyebaran konten pornografi jelas bukan kompetensi ICC.
Apalagi ICC yang dibentuk berdasarkan Statuta Roma menuntut adanya ratifikasi dari negara-negara, dan Indonesia belum meratifikasinya. Jadi mau dibawa ke pengadilan internasional yang mana kasus RS ini oleh pengacara-pengacaranya?" kata Hendardi.

Jika kasus ini hendak dibawa ke Dewan HAM PBB, kata dia, mekanismenya juga tidak mudah karena yang bisa membawanya adalah organisasi yang memiliki akreditasi status konsultatif.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah kasus yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab adalah kasus asusila sampai penistaan yang tidak memiliki dampak signifikan secara internasional.

"Juga jangan lupa PBB menegaskan bahwa mekanisme internasional adalah upaya terakhir.
Setiap kasus yang diduga berkaitan dengan pelanggaran kebebasan harus diselesaikan melalui proses hukum nasional yang kredibel terlebih dahulu," kata Hendardi.

Padahal, kata dia, kasus chat mesum baru tahap pemeriksaan keterangan sebagai saksi saja, Rizieq sudah mangkir dan tidak kooperatif dengan alasan-alasan yang tidak logis.

Oleh karena itu Hendardi menyimpulkan, upaya kuasa hukum Rizieq ke Jenewa atau Den Haag adalah langkah sia-sia tanpa pengetahuan memadai bagaimana kerja dan mekanisme internasional.

"Andaipun mereka sampai di PBB atau Mahkamah Internasional, bisa saja diterima sampai tingkat security, tercatat sebagai tamu kunjungan biasa atau turis," kata Hendardi.

Melalui pengacaranya, Kapitera Ampera, Rizieq mempertimbangkan membawa kasus yang dihadapi kliennya ke PBB.

"Ini jadi perhatian internasional, Sabtu malam Habib cerita bertemu seseorang, beliau malah mau diundang ke Jenewa, Swiss (kantor HAM PBB) untuk mempresentasikan ini," ujar Kapitera di Tebet.

Nah penasaran dengan berita lengkapnya?
Silahkan sobat membaca berita lengkapnya dari sumber LIPUTAN6
Dan semoga kebenaran bisa cepat terungkap agar Publik tau yang sebenarnya.